Nah ini dia sinopsis yang ditinggu-tunggu para remaja yang menantikan kisah ending romantisnya Edward Cullen dengan Bella Swan. Rencananya film ini akan tayang pada 16 November 2012 di seluruh bioskop di Indonesia. penasaran kan ? mending baca sinopsisnya dulu yuk guys :D
setelah kelahiran Renesmee dari perut Bella, dan Bella tidak bernafas.
Edward panik melihat Bella tidak bernafas dan badan Bella menjadi
dingin, seperti mati. Edward langsung menggigit seluruh badan Bella
dengan tetesan air mata,,,ohhh..so ssweettt... Edward yang sangat
mencintai Bella, cinta yang sudah ia tunggu selama ratusan tahun itu
kini terbaring tak bernafas di depannya. Gigitan Edward yang beracun
tersebut, langsung menjalar ke seluruh aliran darah tubuh Bella. Racun
gigitan Edward membakar, panas seluruh tubuh Bella. Di saat Bella tidak
sadarkan diri, Bella melihat kenangan-kenangan dirinya Bersama Edward
dan keluarganya. Semua anggota Cullen menunggu Bella dengan sedih.
Setelah melihat Bella tidak bernafas lagi, Jacob berjalan menuju
Renesmee ingin melampiaskan kesedihan dan kemarahan. Namun, dari jauh
Jacob melihat dari sorot mata Renesmee akan masa depan dirinya dengan
Renesmee yang cantik, mereka berdua menjadi kelak akan kekasih.
Jacob tersenyum, dan segera berlari menuju teman-teman srigala,
meminta untuk menghentikan niat penyerangan kepada keluarga Cullen.
Karena anak Bella, Renesmee benar-idak benar tidak akan membahayakan
manusia, Jacob tidak mengatakan akan apa yang ia lihat dari mata
Renesmee. Dan semua teman Jacob setuju.
Beberapa jam kemudian tubuh keriput, kering, dan layu yang berbaring
di samping Edward itu, sedikit demi sedikit membaik, tubuh Bella seolah
seperti balon yang mengembang dan seperti bunga mawar yang habis di
siram, menjadi segar dan tampak muda lagi. Bella membuka matanya dengan
mata merah.
Semua keluarga Cullen menyayangi Renesmee, ia lucu, cantik dan
cerdas. Irina, vampir teman Edward yang ia buat patah hati, melihat
Renesmee dan langsung melaporkan kepada Volturi, pimpinan dan semua
vampir tunduk dengan hukum Volturi. Keluarga Edward berusaha untuk
mencegahnya, namun terlambat. Keluarga Volturi yang mendengar bahwa
Edward melanggar peraturan, mereka langsung marah. Irina dan Volturi
mengganggap bahwa Renesmee merupakan bayi immortal. Peraturan dalam
hukum vampir, anak immortal harus segera dimusnahkan, karena
membahayakan kelangsungan hidup para vampir.
Wahh, sinopsis Breaking Dawn seru kan??ehee..Dalam waktu
30 hari keluarga Volturi berencana untuk mendatangi keluarga Cullen,
dengan tujuan untuk mengadili dan menghukumnya. Dengan kemampua
penglihatannya, Alice menerawang rencana Volturi. Keluarga Cullen
merencanakan misi untuk membuat pasukan Volturi menyadari, bahwa
Renesmee merupakan anak biologis dari Edward dan Bella dan bukan anak
immortal seperti yang mereka kira.
Dalam waktu 30 hari, keluarga Cullen banyak mencari informasi
tentang bayi immortal. Carlisle Cullen dan anggota Cullen berusaha
menghubungi dan mengumpulkan teman-temannya dari seluruh berbagai
daerah, untuk meminta bantuan untuk meyakinkan Volturi bahwa Renesmee
bukan bayi immortal yang berbahaya. Karena kebiasaan hidup vampir yang
berpindah-pindah, membuat keluarga Cullen kesusahan, namun mereka
pantang menyerah.
Dengan ke gigihan keluarga Cullen mereka akhirnya dapat mengumpulkan beberapa kelompok vampir. Seperti:
Kelompok Denali yang terdiri dari Eleazar, Carmen, Tanya, Kate.
Kelompok Nomaden Peter, Garret, Charlotte, Randall, Marry
Kelompok Irlandia dengan anggota Liam, Maggie Siobhan, dan, Linaa
Kelompok Mesir Amun, Benjamin Kebi, dan Tia
Vampir penyendiri: Alistair, yang datang dari Inggris
Kelompok Amazon dengan anggota Senna, Kachiri, dan Zafrina.
Mereka semua datang untuk membantu keluarga Cullen, mereka semua
akan bersaksi kepada keluarga volturi bahwa Renesmee bukan anak
immortal.
Sekumpulan Serigala suku Quillette juga turut serta membantu,
mereka sekalian untuk memastikan dan menjaga ketentraman dan keamanan
warganya dari batas wilayah perjanjian.
Akhirnya hari kedatangan Volturi pun tiba. Wuuuiihhh,, aku bisa
bayangin kalau suasananya menjadai sangat sepiii, karena suasana
ketegangan yang menyelimuti setiap para vampir oleh munculnya keluarga
Volturi. Mekipun pasukan anggota Volturi lebih sedikit, namun mereka
semua mempunyai kemampuan yang hebat. Misalnya saja dapat meyakiti
bahkan membunuh hanya dengan melihat tatapan saja, Jane (dalam film
Twilight di perankan oleh Dakota Fanning).
Akhirnya diskusi panas terjadi antara para saksi yang mendukung
Edward dengan keluarga Volturi. Keluarga Volturi tidak mau kalah hanya
dengan perang mulut saja, mereka mencoba untuk menyakiti Bella, namun
selalu gagal. Ternyata setelah menjadi vampir, Bella mempunyai kemampuan
pertahanan yang kuat, Bella dapat melindungi membentuk perisai
pertahanan kepada semua yang ada di sekitarnya, terutama Renesmee dan
keluarganya.
Bukan hanya itu perlawanan Volturi semakin tidak berarti berkat
kemampuan Renesmee, yang dapat mentransfer pemikirannya kepada orang
lain. Sungguh bakat yang luar biasa untuk vampir!!. Akhirnya pasukan
Volturi mengaku kalah dan membiarkan Renesmee hidup. Kekalahan Volturi
di nilai sangat memalukan... ehee namanya yang kuat kan tidak selamanya
menangkan?? Makannya kita tidak boleh sombong dan ingin menang sendiri
teman-teman,,ehee..
Semua serangan yang di luncurkan Volturi tidak berdaya sama sekali,
karena semua efek dapat di halau oleh perisai perlindungan Bella,
apalagi karena Bella merupakan vampir baru, kekuatannya masih sangat
besar,, waaahhhh seruu abisss kan?? Dan merupakan ide cerita yang luar
biasaaaa__ ^o^
Bagi yang masih belum puas dengan Sinopsis Breaking Dawn karya ku, kalian bisa langsung aja miliki novelnya dan baca sepuasnya,atau nonton di bioskop kesayangan anda :D
Jumat, 16 November 2012
Pada tau ga si film breaking dawn ? yang merupakan episode lanjutan dari the twilight saga. Film ini akan di rilis pada 16 November 2012. Beberapa vampir yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yang harus berjuang melawan para srigala yang dipimpin taylor launter (jacob) dan melawan klan nya sendiri yaitu sesama vampire. Dibumbui dengan bumbu-bumbu cinta menjadikan film ini terlihat seru dan enak untuk di tonton para remaja. Kali ini saya akan menampilkan sinopsis Breaking Dawn part I dulu ya agar kalian lebih mengerti breaking dawn part I. Ini sinopsisnya ::
mempersiapkan
pernikahan Bella, terutama Alice yang paling sibuk dengan make up, baju
pengantin, dekorasi, dan perlangkapan-perlengkapan launnya. Tetapi yang
jelas Alice sangat senang dengan keputusan Bella dan Edward untuk
menikah. Justrul Bella cepat menikah, karena itu merupakan suatu
persyaratan dari Edward jika Bella ingin menjadi mahluk immortal,
vampir. Bella tidak ingin terjebak menjadi vampir lebih tua dirinya
dari pada Edward. Mereka menikah setelah beberapa bulan setelah
kelulusan. Di Rumah Edward yang memang rumahnya bak istana putih, dan
di meriahkan dengan gemerlap lampu, pokoknya mewahlah..ehee..
Kedua orang tua Bella; Charlie Swan, ayah Bella dan Rene, ibu Bella juga datang untuk menghadiri pernikahan anak tercintanya.
Para tamu yang hadir adalah sebagian kecil teman Bella, seperti Jessica dan Mike Newton, dan tentunya adalah para vampir, dari teman dan keluarga Cullen, namun mereka tidak tampak seperti vampir. Salah satunya adalahh Irina, yang merupakan teman Edward yang juga pernah naksir Edward, tapi si Edward nya gag mau. Jadi Irina tampak kesal pada Edward mengapa dia lebih memilih bercinta dengan manusia! Irina juga tidak memberi ucapan selamat pada Edward
Di tengah pesta pernikahan mereka, Edward mengajak Bella untuk menemui Jacob, untuk yang terakhir sebelum mereka pergi bulan madu ke Rio de Janeiro. Di pembicaraan antara Bella dan Jacob, Jacob minta maaf karena terlambat datang dan memohon kepada Bella untuk tidak pergi bulan madu,
karena itu akan sangat membahayakan Bella. Namun Bella tidak menghiraukannya.
Dan teman sesama serigala Jacob memperingatkan,
kalau Bella sampai mati itu bukan urusannya, semua sudah berakhir
Cerita di Breaking Dawn yang tambah seru setelah prosesi pernikahan selesai dan bahagia, Edward dan Bella meluncur terbang ke pulau Esme untuk berbulan madu, pulau esme ini hadiah dari oreng tua Edward, tapi yang buat kaget dan waaww, adalah di pulau esme ini tanpa ada satu orang pun penghuninya!!
Pulau esme berada di tengah laut gituu.. so sweeeeetttt..
Tetapi masalah timbul setelah mereka tinggal beberapa hari di sana, Bella merasakan ada yang aneh dengan dirinya, nafsu makannya bertambah, menjadi mual-mual, dan perasakan sakit di perutnya. Edward yang habis pergi berenang, langsung menelpon Alice, meminta untuk membaca masa depan Bella, karena kalau Edward sendiri gag bisa membaca pikiran Bella, padahal jika orang lain yang di baca bisa,
itulah yang membuat Edward sangat mengkhawatirkan Bella.
Alice dan Carlisle Cullen langsung menyuruh mereka pulang, agar Bella cepat mendapat perawatan. Ternyata benar Bella positif hamil, pertumbuhan kandungan Bella sangat cepat. Tiga bulan kandungan, perut Bella terlihat memar, hitam, dan besar. Bella semakin kurus, layu, dan pucat seluruh tubuh. Karena janin yang ia kandung terus tumbuh dengan cepat, dan selalu menendang perut Bella, belum lagi ia menyerap
darah Bella, sehingga Bella kekurangan darah
Jacob yang mengetahuinya sangat marah pada Edward karena membuat Bella merana, Jacob sedih melihat Bella tersiksa oleh makhluk kecil di perut Bella, yang akan menjadi bayi setengah manusia dan setengah vampir, bayi itu akan menjadi bayi yang abadi.
Bella menyiapkan nama untuk calon bayinya: jika bayi itu laki-laki akan di beri nama "E.J" singkatan "Edward dan Jacob" dan jika bayi itu perempuan akan di beri nama "Renesme" gabungan dari nama kedua ibu mereka "Rene dan Esme".
Kondisi Bella setiap harinya semakin parah. Setiap harinya Bella harus minum darah untuk dapat memenuhi asupan darah janin dan dirinya. Jacob ingin muntah setiap melihat Bella meminum berkantong-kantong darah. Di lain sisi Leah, Seth, dan kawanan serigala marah dan berkumpul, untuk merencanakan membunuh janin Bella sebelum lahir, karena akan membahayakan umat manusia. Jacob meminta teman-temannya untuk membatalkannya, karena Edward menjamin, bahwa bayi tersebut tidak akan membahayakan manusia.
Cerita di Breaking Dawn, akhirnya menceritakan penderitaan Bella segera berakhir saat Bella melahirkan. Namun peristiwa saat Bella melahirkan, merupakaan moment penderitaan Bella yang paling sakit, karena Bella sudah tidak mempunyai tenaga dan kekurangan banyak darah di tubuhnya. Karena bayi yang di kandungnya adalah bayi setengah vampir, yaa jadi proses kelahirannya juga ngeriiiii coyy.. bayi tersebut ingin lahir dengan mandiri, ia mencari jalan keluar sendiri dari dalam perut Bella, yang membuat Bella menjerit-jerit kesakitan dan banyak mengeluarkan darah.
Kejadian itu membuat Edward putus
asa karena Carlisle sudah pasrah. Akhirnya hanya beberapa detik nafas
Bella tersisa, Edward menyobek perut Bella dengan cepat, untuk
mengeluarkan Bayi yang ada di kandungannya yang terus menyakiti Bella
dari dalam, hingga perut Bella memar luar dalam. Edward berhasil dan
berbisik ke Bella, “Renesmee”.
Bella sedikit tersenyum, dan tiba-tiba Bella tidak bernafas.
Edward shock dan panik. Rosalie yang memang sangat ingin mempunyai bayi, langsung menggendong Renesmee keluar, untuk di bersihkan dan memanjakannya. Jacob mendengar dari luar rumah bahwa Bella tidak bernafas, ia menangis dan sedih sedalam-dalamnya. Di luar wilayah rumah Edward, ada serigala yang mengawasi keadaan, dan langsung melaporkan bahwa Bella mati kepada Sam (pimpinan).
Di beberapa detik kemudian gerombolan serigala langsung siap menyerang rumah Edward, karena telah membunuh Bella. Namun apa yang terjadi????!!!
Jacob justrul melarang
teman-temannya! Dan menyuruh untuk membatalkan niat penyerangan
tersebut !! Why?? Wah penasaran kan apa yang menyebabkan Jacob
begitu????kelanjutan cerita sinopsis Breaking Dawn 1 dan
bagimana dengan ancaman Volturi kepada keluarga Cullen... wahh pasti
seruu banget dan bisa lebih merasakan menegangkan kalau kalian membaca sinopsis Breaking Dawn ke II (y)
Keluarga Cullen sudah mendesain dan
mempersiapkan
pernikahan Bella, terutama Alice yang paling sibuk dengan make up, baju
pengantin, dekorasi, dan perlangkapan-perlengkapan launnya. Tetapi yang
jelas Alice sangat senang dengan keputusan Bella dan Edward untuk
menikah. Justrul Bella cepat menikah, karena itu merupakan suatu
persyaratan dari Edward jika Bella ingin menjadi mahluk immortal,
vampir. Bella tidak ingin terjebak menjadi vampir lebih tua dirinya
dari pada Edward. Mereka menikah setelah beberapa bulan setelah
kelulusan. Di Rumah Edward yang memang rumahnya bak istana putih, dan
di meriahkan dengan gemerlap lampu, pokoknya mewahlah..ehee..
Para tamu yang hadir adalah sebagian kecil teman Bella, seperti Jessica dan Mike Newton, dan tentunya adalah para vampir, dari teman dan keluarga Cullen, namun mereka tidak tampak seperti vampir. Salah satunya adalahh Irina, yang merupakan teman Edward yang juga pernah naksir Edward, tapi si Edward nya gag mau. Jadi Irina tampak kesal pada Edward mengapa dia lebih memilih bercinta dengan manusia! Irina juga tidak memberi ucapan selamat pada Edward
Di tengah pesta pernikahan mereka, Edward mengajak Bella untuk menemui Jacob, untuk yang terakhir sebelum mereka pergi bulan madu ke Rio de Janeiro. Di pembicaraan antara Bella dan Jacob, Jacob minta maaf karena terlambat datang dan memohon kepada Bella untuk tidak pergi bulan madu,
Cerita di Breaking Dawn yang tambah seru setelah prosesi pernikahan selesai dan bahagia, Edward dan Bella meluncur terbang ke pulau Esme untuk berbulan madu, pulau esme ini hadiah dari oreng tua Edward, tapi yang buat kaget dan waaww, adalah di pulau esme ini tanpa ada satu orang pun penghuninya!!
Tetapi masalah timbul setelah mereka tinggal beberapa hari di sana, Bella merasakan ada yang aneh dengan dirinya, nafsu makannya bertambah, menjadi mual-mual, dan perasakan sakit di perutnya. Edward yang habis pergi berenang, langsung menelpon Alice, meminta untuk membaca masa depan Bella, karena kalau Edward sendiri gag bisa membaca pikiran Bella, padahal jika orang lain yang di baca bisa,
Alice dan Carlisle Cullen langsung menyuruh mereka pulang, agar Bella cepat mendapat perawatan. Ternyata benar Bella positif hamil, pertumbuhan kandungan Bella sangat cepat. Tiga bulan kandungan, perut Bella terlihat memar, hitam, dan besar. Bella semakin kurus, layu, dan pucat seluruh tubuh. Karena janin yang ia kandung terus tumbuh dengan cepat, dan selalu menendang perut Bella, belum lagi ia menyerap
Jacob yang mengetahuinya sangat marah pada Edward karena membuat Bella merana, Jacob sedih melihat Bella tersiksa oleh makhluk kecil di perut Bella, yang akan menjadi bayi setengah manusia dan setengah vampir, bayi itu akan menjadi bayi yang abadi.
Bella menyiapkan nama untuk calon bayinya: jika bayi itu laki-laki akan di beri nama "E.J" singkatan "Edward dan Jacob" dan jika bayi itu perempuan akan di beri nama "Renesme" gabungan dari nama kedua ibu mereka "Rene dan Esme".
Kondisi Bella setiap harinya semakin parah. Setiap harinya Bella harus minum darah untuk dapat memenuhi asupan darah janin dan dirinya. Jacob ingin muntah setiap melihat Bella meminum berkantong-kantong darah. Di lain sisi Leah, Seth, dan kawanan serigala marah dan berkumpul, untuk merencanakan membunuh janin Bella sebelum lahir, karena akan membahayakan umat manusia. Jacob meminta teman-temannya untuk membatalkannya, karena Edward menjamin, bahwa bayi tersebut tidak akan membahayakan manusia.
Cerita di Breaking Dawn, akhirnya menceritakan penderitaan Bella segera berakhir saat Bella melahirkan. Namun peristiwa saat Bella melahirkan, merupakaan moment penderitaan Bella yang paling sakit, karena Bella sudah tidak mempunyai tenaga dan kekurangan banyak darah di tubuhnya. Karena bayi yang di kandungnya adalah bayi setengah vampir, yaa jadi proses kelahirannya juga ngeriiiii coyy.. bayi tersebut ingin lahir dengan mandiri, ia mencari jalan keluar sendiri dari dalam perut Bella, yang membuat Bella menjerit-jerit kesakitan dan banyak mengeluarkan darah.
Edward shock dan panik. Rosalie yang memang sangat ingin mempunyai bayi, langsung menggendong Renesmee keluar, untuk di bersihkan dan memanjakannya. Jacob mendengar dari luar rumah bahwa Bella tidak bernafas, ia menangis dan sedih sedalam-dalamnya. Di luar wilayah rumah Edward, ada serigala yang mengawasi keadaan, dan langsung melaporkan bahwa Bella mati kepada Sam (pimpinan).
Di beberapa detik kemudian gerombolan serigala langsung siap menyerang rumah Edward, karena telah membunuh Bella. Namun apa yang terjadi????!!!
Sabtu, 10 November 2012
Jumat, 09 November 2012
Skyfall
Agen MI6 James Bond 007 kembali beraksi dalam film terbarunya yang
berjudul Skyfall. Film aksi mata-mata ini adalah film ke-23 dari
rangkaian film James Bond yang diproduksi EON Production bersama MGM,
Columbia Pictures, dan Sony Pictures Entertainment. Dalam Skyfall, James
Bond diperankan oleh Daniel Craig. Sedangkan Raoul Silva sang penjahat
diperankan oleh Javier Bardem.
Sinopsis Film Skyfall
James Bond yang merupakan agen MI6 bersama Eve Moneypenny mendapat misi di Turki di mana seorang agen MI6 lain ditemukan tewas dan sebuah harddisk dicuri. Harddisk ini berisi rincian semua agen NATO yang beroperasi dan menyamar dalam organisasi teroris. James Bond dan Eve Moneypenny berusaha mengejar penyerang mereka yang bernama Patrice dan berusaha untuk mengembalikan harddisk tersebut. Selama dalam pengejaran, James Bond sempat ditembak di bahu, hingga ia ditembak dari atas kereta oleh Moneypenny, yang salah sasaran hingga menembak temannya sendiri. Bond lalu dilaporkan hilang dan diduga dibunuh.
Bagaimana nasib James Bond yang tertembak diatas kereta dan dilaporkan hilang? Saksikan saja langsung kelanjutan cerita selengkapnya di film Skyfall!
Sabtu, 13 Oktober 2012
We Scared Because We Care
Role play yang berjudul We Scared Because We Care ini dibuat sebagai salah satu pemenuhan tugas dari mata pelajaran Bahasa Inggris. Pemain dan editornya pun dilakukan oleh 4 orang murid dari SMA Santo Thomas Aquino, Tangerang, yaitu Ezra Evita, @herlintrust, @karelpangestu, @tasyahutcherson. Role play yang berdurasi krang lebih 8 menit ini menceritakan tentang sekumpulan teman yang membuat surprise untuk sahabatnya, Herlin, dengan menakut-nakutinya. Tetapi hal in berubah menjadi buruk. Mau tahu bagaimana kisahnya? Ayoooooo lihat video berikut ini ya! Happy Watching!
Kamis, 11 Oktober 2012
Akeelah And The Bee
Banyak sekali film motivator yang sudah ditayangkan. Film-film tersebut yang sering diminati oleh masyarakat luas sebab amanat film yang begitu dalam bagi penonton. Salah satunya dapat dilihat dalam Film Akeelah And The Bee. Film produksi Dout Atchison ini dimainkan oleh Keke Palmer sebagai tokoh utamanya.
Akeelah and the BEE menceritakan tentang anak kecil yang telah ditinggal ayahnya meninggal ketika berumur 6 tahun. Ibunya sibuk mencari nafkah dan kakaknya pergi meninggalkan mereka. Di depan meja belajar, ia menaruh photo sang ayah yang tersenyum simpul, agar menemaninya di kamar. Anak cerdas ini menyukai permainan eja kata, ayah menjadi sumber inspirasi, mereka berdua suka memainkan permaian susun kata menggunakan papan seperti catur kotak-kotak yang merupakan tempat untuk meletakkan huruf. Akeelah memang murid terbaik.Gurunya menganjurkan gadis negro yang pandai mengeja huruf ini untuk mengikuti pertandingan.
Puncak ketegangan terjadi ketika sang ibu melarang mengikuti kontes karena dianggap bermain dengan waktu untuk sekolah. Disinilah kebesaran hati seorang ibu diuji.Akhirnya melalui perdebatan panjang ibu mengalah dengan memberi hukuman sebagai kompensasi pada anak kesayangannya.
Program khusus dirancang untuk Akeelah Anderson, DR. Larabee seorang guru berpengalaman mengeja kata, yang sangat menyayanginya. Bermain sambil belajar dilakukan untuk mengingat beribu-ribu kata. Akhirnya di babak penentuan, sang guru mengundurkan diri ketika ia sangat dibutuhkan, ia teringat masa lalu dengan anaknya yang meninggal karena sakit. Tak sanggup menahan rasa sedih terbayang anaknya sebesar Akeelah. Di sisi lain Akeelah merasakan kesedihan mendalam, sang guru baginya bagai sosok ayah yang ia rindukan.
Larabee memberikan buku-buku dan menyuruh Akeelah belajar sendiri, walau gadis kecil ini merasa tidak mampu. Akhirnya ibu turut mendukung penuh Akeelah, teman-teman dan orang-orang disekitarnya adalah guru baginya. Pola segar ini menjadi tawaran bagi pendidikan anak, dimana lingkungan menjadi partner belajar. Akeelah sanggup menghafal lima ribu kata dan segera kembali pada gurunya untuk konsultasi.
Larabee memberikan buku-buku dan menyuruh Akeelah belajar sendiri, walau gadis kecil ini merasa tidak mampu. Akhirnya ibu turut mendukung penuh Akeelah, teman-teman dan orang-orang disekitarnya adalah guru baginya. Pola segar ini menjadi tawaran bagi pendidikan anak, dimana lingkungan menjadi partner belajar. Akeelah sanggup menghafal lima ribu kata dan segera kembali pada gurunya untuk konsultasi.
Situasi menegangkan ditunjukkan di dalam pertandingan akhir. Raut muka penonton ikut membuat penekanan emosi panggung tersendiri. Mulai kejadian lucu, haru, dan bahagia terhampar. Akeelah masuk ke babak final, ia bersama dua orang temannya berangkat ke luar negeri, mengemban misi memenangkan pertandingan. Akeelah memberikan liontin untuk seorang teman seperjuangan, dan memberikan minuman kaleng pada seorang temannya yang kaku karena mendapat tekanan dari ayah, kemenangan mutlak diinginkan. Ada dua orang pemenang runner up, Akeelah dan temannya tersebut yang mendapat didikan keras dari ayahnya memenangkan kejuaraan.
Kelebihan film ini terletak pada ide film yang cocok ditonton anak kecil dan orang tua ini menampilkan dua hal yang berbeda dari metode seorang pengajar adalah yang satu menggunakan permainan, kasih sayang, dan kesabaran. Sisi lain menunjukkan dengan disiplin, keras, dan serius. Keduanya mencapai tujuan, tapi mana cara yang lebih baik, pasti penonton lebih pandai memilih.
Kelebihan film ini terletak pada ide film yang cocok ditonton anak kecil dan orang tua ini menampilkan dua hal yang berbeda dari metode seorang pengajar adalah yang satu menggunakan permainan, kasih sayang, dan kesabaran. Sisi lain menunjukkan dengan disiplin, keras, dan serius. Keduanya mencapai tujuan, tapi mana cara yang lebih baik, pasti penonton lebih pandai memilih.
Senin, 17 September 2012
Ucapan Syukur
Puji syukur kami kepada Tuhan YME yang telah memberikan kesempatan pada
kami sehingga kami bisa membuat blog ini. Pada blog ini kami akan
membahas tentang film-film yang terkenal dan menarik untuk di share kan
kepada pembaca. Di halaman ini akan mengisi sinposis-sinopsis dari judul
film yang terkenal. Kami memilih tema film karena kami tahu bahwa
orang-orang jaman sekarang sangat tertarik menonton televisi ataupun
layar tancap. Semoga blog kami ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Terima kasih :)
Narnia "The Lions, The Witch, and The Wardrobe
Edmund dan Lucy kembali ke Narnia dengan
sepupu mereka yang manja, Eustace Scrubb. Mereka mendapati mereka di
Narnia dengan menaiki kapal yang bernama Dawn Treader. Mereka bertemu
dengan Raja Caspian, Reephiceep, Lord Drinian, dan lain-lain. Sudah tiga
tahun mereka tidak ke Narnia dan mereka mendapati Caspian sudah dewasa.
Misi Raja Caspian dan pengikutnya berlayar di Dawn Treader adalah untuk
mencari tujuh bangsawan teman Ayahnya yang menghilang saat dikirim
berlayar oleh Raja Miraz dulu. Mereka adalah Lord Revillian, Lord Berne,
Lord Agoz, Lord Mavramon, Lord Octesian, dan Lord Rhoop. Tingkah
Eustace sangat menyebalkan dan sempat dibenci oleh orang-orang di Dawn
Treader. Petualangan pertama mereka di Lone Islands, Caspian akhirnya
menemukan Lord Bern dan mengangkat Lord Bern menjadi Gubernur Lone
Islands. Petuangalan kedua, dialami Eustace, dia berubah menjadi naga
karena keserakahannya sendiri, dikakinya terdapat gelang emas yang
diyakini dari Narnia. Akhirnya dengan bantuan Aslan, Eustace kembali
menjadi manusia, dan gelang yang dipakainya diyakini adalah milik Lord
Octesian saat menjumpai kematiannya. Sejak saat itu, tingkah Eustace
berubah, dia menjadi baik dan tidak menyebalkan lagi. Petualangan ketiga
bertempur dengan ular laut. Petualangan keempat, mereka menemukan Death
Water/Gold Water, yaitu danau yang bila dimasukkan sesuatu akan menjadi
emas. Di dalamnya, terdapat orang yang sudah menjadi emas (tentu saja
sudah mati) diyakini adalah salah satu dari tujuh bangsawan yang mereka
cari. Petualangan kelima, dengan musuh yang tidak kelihatan. Petualangan
selanjutnya, mereka menemukan Lord Rhoop di pulau yang mengerikan,
yaitu tempat mimpi menjadi nyata. Akhirnya mereka menemukan pulau
Ramandu yang di dalamnya terdapat tiga orang yang tertidur, mereka dalah
Lord Agoz, Lord Revillan, dan Lord Mavraman. Tiba-tiba muncul gadis
cantik menghampiri mereka dan sesaat kemudian muncul Ayahnya yang
mengatakan jika ingin membangunkan tiga Lord ini, mereka harus pergi
menuju ujung akhir dunia dan meninggalkan salah satu dari mereka untuk
meneruskan perjalanan ke akhir dunia. Akhirnya ketika sudah saatnya
menurunkan salah satu dari mereka, Reephiceep dengan senang hati
menawarkan diri untuk meneruskan perjalanan mereka, Caspian dengan berat
hati mengizinkannya. Sementara itu, Edmund, Lucy, dan Eustace
melanjutkan ke negeri Aslan. Akhirnya di sana, mereka bertemu dengan
Aslan. Mereka sempat bercakap-cakap sebentar sebelum Aslan memulangkan
mereka ke Bumi. Di Narnia, Caspian menikahi gadis Ramandu yang menjadi Ratu Narnia
7th Harry Potter
Film ketujuh harry potter ini yang berjudul harry potter dan reliku kematian menceritakan tentang pencarian ke tujuh horcrux dimulai dari pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour, Patronus
dari Kingsley Shacklebolt muncul dengan peringatan bahwa Kementerian
Sihir telah jatuh dan para Pelahap Maut sedang mendatangi mereka. Harry,
Ron, dan Hermione melarikan diri dengan berdisapparate, dan akhirnya
berlindung di markas besar Orde Phoenix yang telah ditinggalkan di
Grimmauld Place nomor dua belas, rumah yang diwarisi Harry dari Sirius
Black. Di rumah ini, Harry mendapati bahwa ternyata adik Sirius, Regulus
yang tewas oleh Voldemort, memiliki nama Regulus Arcturus Black yang
berinisial sama dengan "R.A.B." yakni orang yang mengambil Horcrux
liontin Salazar Slytherin dari gua pinggir laut yang tersembunyi.
Hermione teringat pernah melihat sebuah liontin di antara barang-barang
milik Kreacher, peri rumah di tempat itu. Kreacher merujuk Mundungus
Fletcheryang mengakui telah mencuri liontin itu dari si peri rumah dan
menggunakannya untuk menyogok Dolores Umbridge. Yakin bahwa liontin itu
salah satu Horcrux yang sedang mereka cari, ketiganya memasuki
Kementerian Sihir menggunakan samaran Ramuan Polijus. Mereka berhasil
mengambil liontin itu dari leher Umbridge tanpa disadarinya, tapi tempat
persembunyian mereka di Grimmauld Place berhasil diketahui musuh.
Ketiga sahabat itu melarikan diri. Mereka tidak berhasil membuka apalagi menghancurkan liontin itu, dan bergantian memakai liontin itu untuk menjaganya. Mereka juga berhasil mengetahui bahwa pedang "warisan Dumbledore" yang ditahan oleh kementerian sebenarnya adalah pedang tiruan; dan bahwa pedang Gryffindor yang aslilah yang dapat menghancurkan Horcrux-Horcrux itu. Harry hendak mencari pedang itu, tapi Ron, yang khawatir akan keamanan keluarga dan kecewa karena ternyata Harry tidak memiliki rencana apa pun dari Dumbledore, meninggalkan Harry dan Hermione. Keduanya kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari pedang itu. Di sana, mereka disergap oleh Nagini. Ketika mereka berhasil melarikan diri, Hermione tanpa sengaja mematahkan tongkat sihir Harry.
Di Hutan Dean, Harry melihat sebuah Patronus berbentuk Rusa betina di dekat tempat mereka berkemah. Patronus itu membawanya ke sebuah kolam es berisikan pedang Gryffindor. Ketika Harry berusaha untuk menyelam ke dalam kolam es untuk mengambil pedang tersebut, Horcrux liontin yang dikenakannya tiba-tiba mengetat dan berusaha mencekik lehernya. Ron, yang menggunakan Deluminator untuk mencari Harry dan Hermione, tiba dan berhasil menyelamatkan Harry dari tenggelam di kolam itu, mengambil pedang, dan kemudian berhasil menghancurkan liontin itu. Ron memperingatkan Harry dan Hermione bahwa nama Voldemort sekarang telah dimanterai menjadi Tabu - sehingga orang yang berani menyebut nama itu akan menyebabkan tempatnya bersembunyi akan tersingkap..
Ketiga sahabat pergi mengunjungi Xenophilius Lovegood, ayah Luna, untuk menanyakan mengenai simbol yang pernah mereka lihat dari tato Xenophilius dan simbol yang sama dengan simbol yang ada di buku anak-anak milik Hermione. Lovegood menyatakan bahwa simbol itu adalah simbol dari Relikui Kematian (the Deathly Hallows), tiga benda legendaris yang dapat menaklukkan kematian: Tongkat sihir Elder (Elder Wand), Batu Kebangkitan (Sorcerer Stone), dan Jubah Gaib. Ketika ditekan mengenai keberadaan Luna, Lovegood mengakui bahwa para Pelahap Maut telah menculik putrinya; dan bahwa ia juga telah memberitahu Kementerian Sihir (yang telah dikontrol oleh para Pelahap Maut) mengenai keberadaan ketiganya; namun mereka berhasil melarikan diri.
Pencopet (polisi rahasia Kementerian Sihir yang pro Voldemort) menangkap ketiganya di perkemahan mereka setelah Harry secara ceroboh menyebut nama Voldemort. Mereka dipenjarakan di rumah keluarga Malfoy, bersama-sama dengan Luna Lovegood, Dean Thomas, Ollivander si pembuat tongkat sihir, dan goblin Griphook. Ketika menemukan pedang Gryffindor di antara milik mereka, Bellatrix Lestrange mencurigai bahwa mereka telah mencuri masuk ke tempat penyimpanan miliknya di Bank Gringott. Bellatrix menyiksa Hermione untuk mendapatkan informasi. Dobby berapparate ke penjara bawah tanah tempat mereka semua disekap dan menyelamatkan mereka. Peter Pettigrew turun ke bawah tanah untuk menyelidiki kegaduhan dan mencekik Harry, yang mengingatkan bahwa Pettigrew berhutang nyawa kepadanya. Cengkeraman Pettigrew melemah, tangan peraknya terlepas dan mencekik tuannya sendiri sampai mati sebagai balasan hutang nyawa itu. Harry dan Ron berlarian menaiki tangga untuk menyelamatkan Hermione. Ron melucuti Bellatrix sementara Harry mengalahkan dan mengambil tongkat sihir Draco. Dobby muncul kembali dan mereka berempat berapparate ke rumah Bill dan Fleur Weasley, Shell Cottage. Sesaat sebelum mereka menghilang, Bellatrix melemparkan pisau dan secara fatal menembus tubuh Dobby.
Di kediaman Bill, Ollivander membenarkan akan keberadaan Tongkat Elder itu. Ia juga mengungkapkan bahwa sebuah tongkat sihir dapat memilih untuk berganti ke tuan yang baru jika pemiliknya dikalahkan atau dilucuti. Tindakan Bellatrix meyakinkan ketiga sahabat itu bahwa ada Horcrux lain yang disembunyikan di lemari besi Lestrange. Dengan bantuan Griphook, mereka memasuki Gringotts dan berhasil mengambil Horcrux yang lainnya, Piala Helga Hufflepuff. Griphook mencuri pedang Gryffindor, karena menganggap bahwa pedang itu sesungguhnya adalah milik kaum Goblin, dan ketiga sahabat berhasil melarikan Horcrux Piala itu. Dengan kejadian ini, Voldemort, yang berhasil mencuri Tongkat Elder dari makam Dumbledore, menyadari sepenuhnya bahwa Harry Potter dan sahabat-sahabatnya sedang mencari dan menghancurkan Horcrux-Horcruxnya. Secara tidak sengaja, pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort yang mengungkapkan bahwa ada satu lagi Horcrux yang disembunyikan di Hogwarts. Harry segera menyadari bahwa Horcrux di Hogwarts ini adalah Mahkota Rowena Ravenclaw
Di Hogsmeade, Aberforth Dumbledore membantu Harry, Ron, dan Hermione untuk menyelinap masuk ke Hogwarts. Mereka berhasil memasuki Hogwarts tepatnya di Kamar Kebutuhan dan disambut oleh seluruh anggota Laskar Dumbledore. Kemudian, Harry meminta bantuan mereka untuk mencari horcrux Mahkota Ravenclaw. Namun, ia mendapat penglihatan bahwa Voldemort akan datang ke Hogwarts. Tak lama kemudian, Harry memperingatkan para staf pengajar Hogwarts bahwa Voldemort akan segera datang menyerbu. Orde Phoenix, Laskar Dombledore, para pelajar lain, dan banyak alumni Hogwarts tiba di sana ketika para pengikut Voldemort tiba menyerang, dan salah satu pertempuran terbesar dan yan paling menentukan di dunia sihir dimulai. Pertempuran ini memakan banyak korban, di antaranya adalah Fred Weasley, Remus Lupin, Nymphadora Tonks, dan Colin Creevey. Dengan perlawanan mati-matian, pasukan gabungan Hogwarts mampu menahan serbuan pengikut Voldemort sehingga mereka tidak dapat memasuki Hogwarts lebih jauh. Sementara Harry mencari Horcrux Mahkota itu, Ron dan Hermione memasuki Kamar Rahasia untuk mengambil taring ular Basilisk yang dahulu dibunuh oleh Harry. Hermione menggunakan taring itu untuk menghancurkan Horcrux Piala Hufflepuff. Dalam pencarian itu, Harry kemudian teringat bahwa ia pernah melihat mahkota itu di Kamar Kebutuhan[HP6]. Di kamar itu, ketiganya diserang oleh Draco Malfoy, Vincent Crabbe, dan Gregory Goyle. Crabbe mempergunakan mantera Fiendfyre yang sangat kuat yang malah membunuh dirinya sendiri dan juga menghancurkan mahkota itu.
Pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort kembali, dan ketiganya segera pergi ke Shrieking Shack. Mereka mendengar Voldemort memberitahu Severus Snape bahwa Tongkat Elder tidak dapat digunakannya dengan baik dikarenakan Snape telah menjadi tuan atas Tongkat itu setelah Snape membunuh pemilik Tongkat itu sebelumnya, Albus Dumbledore.Voldemort yakin bahwa dengan membunuh Snape maka Tongkat itu akan menjadi miliknya seutuhnya. Ia menyuruh Nagini untuk membunuh Snape, kemudian pergi ke Hogwarts. Ketika Snape sedang jatuh sekarat, ia memberikan Harry memorinya. Memori ini kemudian mengungkapkan bahwa Snape, sekalipun tidak sepenuhnya baik, adalah orang yang setia kepada Dumbledore, didorong oleh cinta seumur hidupnya kepada ibu Harry, Lily Potter. Dumbledore, yang hidupnya sudah tidak lama lagi akibat kutukan yang mengenainya dari Horcrux Cincin Gaunt, telah menyuruh Snape untuk membunuh Dumbledore bila perlu, untuk melindungi peranan Snape dalam Orde Phoenix dan juga untuk menggantikan Draco Malfoy yang ditugasi Voldemort untuk membunuh kepala sekolahnya. Adalah Snape juga yang mengirimkan Patronus Rusa betina yang mengantar Harry ke pedang Gryffindor. Memori itu juga mengungkapkan bahwa Harry sendiri adalah Horcrux — Voldemort tidak akan dapat dibunuh selama Harry masih hidup.
Pasrah akan nasibnya, Harry pergi seorang diri ke Hutan Terlarang di mana Voldemort telah menunggu. Dalam perjalan itu, Harry menemukan petunjuk dari Snitch, yang membuka dan di dalamnya terdapat Relikui Kematian Batu Kebangkitan. Harry memanggil arwah dari James dan Lily Potter (orang tuanya), Sirius Black dan Remus Lupin, yang menenangkan dan menemaninya ke tempat Voldemort. Ia kemudian membiarkan kutukan Voldemort, Avada Kedavra, mengenai dirinya. Harry terbangun di suatu tempat seperti di dunia lain dan tidak yakin apakah ia masih hidup atau sudah mati. Albus Dumbledore muncul dan menjelaskan bahwa bagian jiwa Voldemort yang berada di dalam diri Harry telah dihancurkan oleh kutukan pembunuh itu. Ia menjelaskan juga bahwa seperti Voldemort tidak dapat dibunuh sementara bagian jiwanya masih tersisa, maka Harry juga tidak dapat dibunuh sementara darahnya masih mengalir di tubuh Voldemort. Harry, yang berhasil "mengalahkan maut" dengan menyatukan ketiga Relikui Kematian, mendapat pilihan untuk "meninggalkan dunia" atau kembali hidup di dunia.
Harry memilih hidup kembali, tapi ia berpura-pura telah tewas. Voldemort menyuruh Hagrid untuk membawa Harry ke Hogwarts sebagai tanda kemenangan. Ketika pertempuran memanas kembali, Harry memakai Jubah Gaib. Neville menarik pedang Gryffindor dari Topi Seleksi dan berhasil memenggal kepala Nagini, menghancurkan Horcrux Nagini. Penduduk desa Hogsmeade, para Centaurus dan Thestral dari hutan, keluarga-keluarga siswa-siswi Hogwarts, beberapa pejabat Kementerian, beberapa alumni dan murid Hogwarts (terutama dari asrama Slytherin), Buckbeak si Hippogriff, dan para peri rumah Hogwarts bergabung dalam pertempuran dan dengan cepat menggulung pasukan Pelahap Maut yang sudah mulai kelelahan dan kalah jumlah. Di dalam kastil, McGonagall, Kingsley, dan Slughorn berduel melawan Voldemort; sementara Ginny, Hermione, dan Luna melawan Bellatrix Lestrange. Ketika sebuah kutukan pembunuh hampir mengenai Ginny, Molly Weasley terjun ke pertempuran, mendorong para gadis menjauh, dan dengan sengit bertempur dengan Bellatrix. Ia berhasil membunuh Bellatrix dengan manteranya. Harry menampakkan dirinya kembali dan menantang Voldemort. Harry berhasil menyimpulkan bahwa Voldemort bukanlah pemilik sejati dari Tongkat Elder. Ketika Draco Malfoy melucuti Dumbledore di Menara Astronomi, Draco tanpa sadar telah menjadi pemilik Tongkat Elder; dan ketika Harry belakangan merebut tongkat Draco setelah mengalahkannya, ia sendiri menjadi pemilik baru yang sejati dari Tongkat Elder. Voldemort melemparkan Kutukan Pembunuh kepada Harry yang dilawan Harry dengan Mantera Pelucutan Senjata; namun Tongkat Elder melindungi tuannya sehingga kutukan Voldemort memantul dan berbalik membunuh Voldemort sendiri.
Setelah pertempuran berakhir, Harry mendatangi lukisan Dumbledore. Ia memberitahu bahwa ia akan menyimpan Jubah Gaib itu, tapi untuk mencegah ketiga Relikui Kematian itu bersatu kembali, Batu Kebangkitan akan dibiarkan di tempat ia terjatuh di Hutan Terlarang, dan Tongkat Elder akan dikembalikan ke makam Dumbledore. Jika Harry kelak meninggal tanpa terkalahkan, maka kekuatan Tongkat Elder akan padam seiring dengan kematiannya. Lukisan Dumbledore menganggukkan persetujuannya. Sebelum menempatkan Tongkat Elder kembali ke makam itu, Harry mempergunakannya untuk memperbaiki tongkat sihirnya sendiri yang patah, karena Harry merasa lebih nyaman menggunakan tongkat miliknya sendiri.
Secara keseluruhan, sekitar 54 orang gugur dalam mempertahankan Hogwarts.
Sembilan belas tahun kemudian, Harry telah menikah dengan Ginny Weasley, dan mereka memiliki tiga anak bernama James Sirius, Albus Severus, dan Lily Luna. Ron dan Hermione juga menikah dan memiliki dua anak, Rose dan Hugo. Keluarga-keluarga itu bertemu di Stasiun King's Cross, di mana Albus akan memasuki tahun pertamanya bersekolah di Hogwarts. James, anak pertama mereka, sudah bersekolah di Hogwarts, sementara Lily baru akan masuk ke Hogwarts dua tahun kemudian.
Anak baptis Harry yang berumur sembilan belas tahun, Teddy Lupin, ditemukan berpapasan dengan Victoire Weasley (putri Bill dan Fleur) di salah satu kompartemen kereta. Teddy tampaknya sangat dekat dengan keluarga Potter, dengan perkataan Harry, "Ia sudah datang untuk makan malam bersama empat kali seminggu. "Harry juga melihat Draco Malfoy dan istrinya bersama putra mereka, Scorpius. Malfoy menganggukkan kepala singkat ke Harry, kemudian pergi.
Harry menenangkan Albus, yang khawatir akan masuk ke Slytherin. memberitahu bahwa Severus Snape, dari mana nama Severus diambil, adalah seorang Slytherin dan ia adalah orang yang paling berani yang pernah ditemuinya. Harry juga membocorkan bahwa Topi Seleksi akan mengikuti pilihan seseorang.
Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi dan berteman baik dengan Harry.
Buku ini diakhiri dengan pengungkapan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi selama sembilan belas tahun sejak Pangeran Kegelapan dikalahkan, dan semuanya berjalan dengan baik.
Ketiga sahabat itu melarikan diri. Mereka tidak berhasil membuka apalagi menghancurkan liontin itu, dan bergantian memakai liontin itu untuk menjaganya. Mereka juga berhasil mengetahui bahwa pedang "warisan Dumbledore" yang ditahan oleh kementerian sebenarnya adalah pedang tiruan; dan bahwa pedang Gryffindor yang aslilah yang dapat menghancurkan Horcrux-Horcrux itu. Harry hendak mencari pedang itu, tapi Ron, yang khawatir akan keamanan keluarga dan kecewa karena ternyata Harry tidak memiliki rencana apa pun dari Dumbledore, meninggalkan Harry dan Hermione. Keduanya kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari pedang itu. Di sana, mereka disergap oleh Nagini. Ketika mereka berhasil melarikan diri, Hermione tanpa sengaja mematahkan tongkat sihir Harry.
Di Hutan Dean, Harry melihat sebuah Patronus berbentuk Rusa betina di dekat tempat mereka berkemah. Patronus itu membawanya ke sebuah kolam es berisikan pedang Gryffindor. Ketika Harry berusaha untuk menyelam ke dalam kolam es untuk mengambil pedang tersebut, Horcrux liontin yang dikenakannya tiba-tiba mengetat dan berusaha mencekik lehernya. Ron, yang menggunakan Deluminator untuk mencari Harry dan Hermione, tiba dan berhasil menyelamatkan Harry dari tenggelam di kolam itu, mengambil pedang, dan kemudian berhasil menghancurkan liontin itu. Ron memperingatkan Harry dan Hermione bahwa nama Voldemort sekarang telah dimanterai menjadi Tabu - sehingga orang yang berani menyebut nama itu akan menyebabkan tempatnya bersembunyi akan tersingkap..
Ketiga sahabat pergi mengunjungi Xenophilius Lovegood, ayah Luna, untuk menanyakan mengenai simbol yang pernah mereka lihat dari tato Xenophilius dan simbol yang sama dengan simbol yang ada di buku anak-anak milik Hermione. Lovegood menyatakan bahwa simbol itu adalah simbol dari Relikui Kematian (the Deathly Hallows), tiga benda legendaris yang dapat menaklukkan kematian: Tongkat sihir Elder (Elder Wand), Batu Kebangkitan (Sorcerer Stone), dan Jubah Gaib. Ketika ditekan mengenai keberadaan Luna, Lovegood mengakui bahwa para Pelahap Maut telah menculik putrinya; dan bahwa ia juga telah memberitahu Kementerian Sihir (yang telah dikontrol oleh para Pelahap Maut) mengenai keberadaan ketiganya; namun mereka berhasil melarikan diri.
Pencopet (polisi rahasia Kementerian Sihir yang pro Voldemort) menangkap ketiganya di perkemahan mereka setelah Harry secara ceroboh menyebut nama Voldemort. Mereka dipenjarakan di rumah keluarga Malfoy, bersama-sama dengan Luna Lovegood, Dean Thomas, Ollivander si pembuat tongkat sihir, dan goblin Griphook. Ketika menemukan pedang Gryffindor di antara milik mereka, Bellatrix Lestrange mencurigai bahwa mereka telah mencuri masuk ke tempat penyimpanan miliknya di Bank Gringott. Bellatrix menyiksa Hermione untuk mendapatkan informasi. Dobby berapparate ke penjara bawah tanah tempat mereka semua disekap dan menyelamatkan mereka. Peter Pettigrew turun ke bawah tanah untuk menyelidiki kegaduhan dan mencekik Harry, yang mengingatkan bahwa Pettigrew berhutang nyawa kepadanya. Cengkeraman Pettigrew melemah, tangan peraknya terlepas dan mencekik tuannya sendiri sampai mati sebagai balasan hutang nyawa itu. Harry dan Ron berlarian menaiki tangga untuk menyelamatkan Hermione. Ron melucuti Bellatrix sementara Harry mengalahkan dan mengambil tongkat sihir Draco. Dobby muncul kembali dan mereka berempat berapparate ke rumah Bill dan Fleur Weasley, Shell Cottage. Sesaat sebelum mereka menghilang, Bellatrix melemparkan pisau dan secara fatal menembus tubuh Dobby.
Di kediaman Bill, Ollivander membenarkan akan keberadaan Tongkat Elder itu. Ia juga mengungkapkan bahwa sebuah tongkat sihir dapat memilih untuk berganti ke tuan yang baru jika pemiliknya dikalahkan atau dilucuti. Tindakan Bellatrix meyakinkan ketiga sahabat itu bahwa ada Horcrux lain yang disembunyikan di lemari besi Lestrange. Dengan bantuan Griphook, mereka memasuki Gringotts dan berhasil mengambil Horcrux yang lainnya, Piala Helga Hufflepuff. Griphook mencuri pedang Gryffindor, karena menganggap bahwa pedang itu sesungguhnya adalah milik kaum Goblin, dan ketiga sahabat berhasil melarikan Horcrux Piala itu. Dengan kejadian ini, Voldemort, yang berhasil mencuri Tongkat Elder dari makam Dumbledore, menyadari sepenuhnya bahwa Harry Potter dan sahabat-sahabatnya sedang mencari dan menghancurkan Horcrux-Horcruxnya. Secara tidak sengaja, pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort yang mengungkapkan bahwa ada satu lagi Horcrux yang disembunyikan di Hogwarts. Harry segera menyadari bahwa Horcrux di Hogwarts ini adalah Mahkota Rowena Ravenclaw
Di Hogsmeade, Aberforth Dumbledore membantu Harry, Ron, dan Hermione untuk menyelinap masuk ke Hogwarts. Mereka berhasil memasuki Hogwarts tepatnya di Kamar Kebutuhan dan disambut oleh seluruh anggota Laskar Dumbledore. Kemudian, Harry meminta bantuan mereka untuk mencari horcrux Mahkota Ravenclaw. Namun, ia mendapat penglihatan bahwa Voldemort akan datang ke Hogwarts. Tak lama kemudian, Harry memperingatkan para staf pengajar Hogwarts bahwa Voldemort akan segera datang menyerbu. Orde Phoenix, Laskar Dombledore, para pelajar lain, dan banyak alumni Hogwarts tiba di sana ketika para pengikut Voldemort tiba menyerang, dan salah satu pertempuran terbesar dan yan paling menentukan di dunia sihir dimulai. Pertempuran ini memakan banyak korban, di antaranya adalah Fred Weasley, Remus Lupin, Nymphadora Tonks, dan Colin Creevey. Dengan perlawanan mati-matian, pasukan gabungan Hogwarts mampu menahan serbuan pengikut Voldemort sehingga mereka tidak dapat memasuki Hogwarts lebih jauh. Sementara Harry mencari Horcrux Mahkota itu, Ron dan Hermione memasuki Kamar Rahasia untuk mengambil taring ular Basilisk yang dahulu dibunuh oleh Harry. Hermione menggunakan taring itu untuk menghancurkan Horcrux Piala Hufflepuff. Dalam pencarian itu, Harry kemudian teringat bahwa ia pernah melihat mahkota itu di Kamar Kebutuhan[HP6]. Di kamar itu, ketiganya diserang oleh Draco Malfoy, Vincent Crabbe, dan Gregory Goyle. Crabbe mempergunakan mantera Fiendfyre yang sangat kuat yang malah membunuh dirinya sendiri dan juga menghancurkan mahkota itu.
Pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort kembali, dan ketiganya segera pergi ke Shrieking Shack. Mereka mendengar Voldemort memberitahu Severus Snape bahwa Tongkat Elder tidak dapat digunakannya dengan baik dikarenakan Snape telah menjadi tuan atas Tongkat itu setelah Snape membunuh pemilik Tongkat itu sebelumnya, Albus Dumbledore.Voldemort yakin bahwa dengan membunuh Snape maka Tongkat itu akan menjadi miliknya seutuhnya. Ia menyuruh Nagini untuk membunuh Snape, kemudian pergi ke Hogwarts. Ketika Snape sedang jatuh sekarat, ia memberikan Harry memorinya. Memori ini kemudian mengungkapkan bahwa Snape, sekalipun tidak sepenuhnya baik, adalah orang yang setia kepada Dumbledore, didorong oleh cinta seumur hidupnya kepada ibu Harry, Lily Potter. Dumbledore, yang hidupnya sudah tidak lama lagi akibat kutukan yang mengenainya dari Horcrux Cincin Gaunt, telah menyuruh Snape untuk membunuh Dumbledore bila perlu, untuk melindungi peranan Snape dalam Orde Phoenix dan juga untuk menggantikan Draco Malfoy yang ditugasi Voldemort untuk membunuh kepala sekolahnya. Adalah Snape juga yang mengirimkan Patronus Rusa betina yang mengantar Harry ke pedang Gryffindor. Memori itu juga mengungkapkan bahwa Harry sendiri adalah Horcrux — Voldemort tidak akan dapat dibunuh selama Harry masih hidup.
Pasrah akan nasibnya, Harry pergi seorang diri ke Hutan Terlarang di mana Voldemort telah menunggu. Dalam perjalan itu, Harry menemukan petunjuk dari Snitch, yang membuka dan di dalamnya terdapat Relikui Kematian Batu Kebangkitan. Harry memanggil arwah dari James dan Lily Potter (orang tuanya), Sirius Black dan Remus Lupin, yang menenangkan dan menemaninya ke tempat Voldemort. Ia kemudian membiarkan kutukan Voldemort, Avada Kedavra, mengenai dirinya. Harry terbangun di suatu tempat seperti di dunia lain dan tidak yakin apakah ia masih hidup atau sudah mati. Albus Dumbledore muncul dan menjelaskan bahwa bagian jiwa Voldemort yang berada di dalam diri Harry telah dihancurkan oleh kutukan pembunuh itu. Ia menjelaskan juga bahwa seperti Voldemort tidak dapat dibunuh sementara bagian jiwanya masih tersisa, maka Harry juga tidak dapat dibunuh sementara darahnya masih mengalir di tubuh Voldemort. Harry, yang berhasil "mengalahkan maut" dengan menyatukan ketiga Relikui Kematian, mendapat pilihan untuk "meninggalkan dunia" atau kembali hidup di dunia.
Harry memilih hidup kembali, tapi ia berpura-pura telah tewas. Voldemort menyuruh Hagrid untuk membawa Harry ke Hogwarts sebagai tanda kemenangan. Ketika pertempuran memanas kembali, Harry memakai Jubah Gaib. Neville menarik pedang Gryffindor dari Topi Seleksi dan berhasil memenggal kepala Nagini, menghancurkan Horcrux Nagini. Penduduk desa Hogsmeade, para Centaurus dan Thestral dari hutan, keluarga-keluarga siswa-siswi Hogwarts, beberapa pejabat Kementerian, beberapa alumni dan murid Hogwarts (terutama dari asrama Slytherin), Buckbeak si Hippogriff, dan para peri rumah Hogwarts bergabung dalam pertempuran dan dengan cepat menggulung pasukan Pelahap Maut yang sudah mulai kelelahan dan kalah jumlah. Di dalam kastil, McGonagall, Kingsley, dan Slughorn berduel melawan Voldemort; sementara Ginny, Hermione, dan Luna melawan Bellatrix Lestrange. Ketika sebuah kutukan pembunuh hampir mengenai Ginny, Molly Weasley terjun ke pertempuran, mendorong para gadis menjauh, dan dengan sengit bertempur dengan Bellatrix. Ia berhasil membunuh Bellatrix dengan manteranya. Harry menampakkan dirinya kembali dan menantang Voldemort. Harry berhasil menyimpulkan bahwa Voldemort bukanlah pemilik sejati dari Tongkat Elder. Ketika Draco Malfoy melucuti Dumbledore di Menara Astronomi, Draco tanpa sadar telah menjadi pemilik Tongkat Elder; dan ketika Harry belakangan merebut tongkat Draco setelah mengalahkannya, ia sendiri menjadi pemilik baru yang sejati dari Tongkat Elder. Voldemort melemparkan Kutukan Pembunuh kepada Harry yang dilawan Harry dengan Mantera Pelucutan Senjata; namun Tongkat Elder melindungi tuannya sehingga kutukan Voldemort memantul dan berbalik membunuh Voldemort sendiri.
Setelah pertempuran berakhir, Harry mendatangi lukisan Dumbledore. Ia memberitahu bahwa ia akan menyimpan Jubah Gaib itu, tapi untuk mencegah ketiga Relikui Kematian itu bersatu kembali, Batu Kebangkitan akan dibiarkan di tempat ia terjatuh di Hutan Terlarang, dan Tongkat Elder akan dikembalikan ke makam Dumbledore. Jika Harry kelak meninggal tanpa terkalahkan, maka kekuatan Tongkat Elder akan padam seiring dengan kematiannya. Lukisan Dumbledore menganggukkan persetujuannya. Sebelum menempatkan Tongkat Elder kembali ke makam itu, Harry mempergunakannya untuk memperbaiki tongkat sihirnya sendiri yang patah, karena Harry merasa lebih nyaman menggunakan tongkat miliknya sendiri.
Secara keseluruhan, sekitar 54 orang gugur dalam mempertahankan Hogwarts.
Sembilan belas tahun kemudian, Harry telah menikah dengan Ginny Weasley, dan mereka memiliki tiga anak bernama James Sirius, Albus Severus, dan Lily Luna. Ron dan Hermione juga menikah dan memiliki dua anak, Rose dan Hugo. Keluarga-keluarga itu bertemu di Stasiun King's Cross, di mana Albus akan memasuki tahun pertamanya bersekolah di Hogwarts. James, anak pertama mereka, sudah bersekolah di Hogwarts, sementara Lily baru akan masuk ke Hogwarts dua tahun kemudian.
Anak baptis Harry yang berumur sembilan belas tahun, Teddy Lupin, ditemukan berpapasan dengan Victoire Weasley (putri Bill dan Fleur) di salah satu kompartemen kereta. Teddy tampaknya sangat dekat dengan keluarga Potter, dengan perkataan Harry, "Ia sudah datang untuk makan malam bersama empat kali seminggu. "Harry juga melihat Draco Malfoy dan istrinya bersama putra mereka, Scorpius. Malfoy menganggukkan kepala singkat ke Harry, kemudian pergi.
Harry menenangkan Albus, yang khawatir akan masuk ke Slytherin. memberitahu bahwa Severus Snape, dari mana nama Severus diambil, adalah seorang Slytherin dan ia adalah orang yang paling berani yang pernah ditemuinya. Harry juga membocorkan bahwa Topi Seleksi akan mengikuti pilihan seseorang.
Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi dan berteman baik dengan Harry.
Buku ini diakhiri dengan pengungkapan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi selama sembilan belas tahun sejak Pangeran Kegelapan dikalahkan, dan semuanya berjalan dengan baik.
Langganan:
Komentar (Atom)









